Perbedaan Antara B2B dan B2C E-Commerce

E-commerce merupakan sebuah transaksi jual beli yang dilakukan secara online dan perkembangannya semakin pesat sampai sekarang apalagi dengan adanya teknologi canggih seperti smartphone serta gadget lainnya. Bicara mengenai e-commerce itu sendiri, setidaknya ada 7 jenis e-commerce dan e-commerce B2B (Business to Business) adalah salah satunya.

Untuk jenis yang satu ini, transaksi jual beli barang atau jasanya dilakukan antara perusahaan dengan perusahaan. Artinya ialah produk dan jasa tersebut tidak digunakan sebagai konsumsi pribadi melainkan penggunaannya yang menunjang bisnis perusahaan pembeli barang dan jasa. Selain itu, dalam konsep B2B juga memiliki arti bahwa nantinya produk yang telah dibeli tidak digunakan langsung oleh end user melainkan dapat dijual kembali ke konsumen terakhir.

Di Indonesia sendiri, e-commerce B2B memang tidak begitu dikenal seperti e-commerce B2C. Bagi yang belum paham apa itu B2C (Business to Consumer), ini merupakan sebuah e-commerce yang transaksinya dilakukan oleh perusahaan dengan konsumen atau end user. Jadi, barang ataupun jasa yang ditawarkan oleh perusahaan nantinya akan digunakan secara langsung oleh konsumen.

Lantas tahukah kamu apa perbedaan lain antara e-commerce B2B dan B2C? Bagi yang penasaran dengan hal tersebut, berikut ulasan singkat yang dapat kamu pelajari.

Multiple Decision Maker and Single Decision Maker

Untuk perbedaan pertama yang harus kamu ketahui ialah pada B2B, pembelian dilakukan atas pertimbangan dari beberapa orang dalam sebuah perusahaan misalnya (multiple decision maker). Namun, untuk e-commerce B2C, hanya customer yang menentukan apakah dia akan beli produk dan jasa tersebut atau tidak (single decision maker).

Diverse Prices and Set, Fixed Prices

Mengenai perbedaan yang kedua ialah diverse prices atau harga yang beragam akan ditemukan dalam transaksi B2B. Dalam hal ini pelanggan akan menemukan harga yang fluktuatif tergantung dari seberapa banyak barang yang akan dibeli. Sebaliknya untuk e-commerce B2C, semua harga produknya tetap meskipun konsumen membeli dalam jumlah banyak.

Buying Rationally and Buying Impulsively

Kemudian, dalam e-commerce B2B pelanggan akan membeli barang sesuai dengan kebutuhan karena memang nantinya barang atau jasa tersebut akan dijual kembali dan ataupun digunakan sebagai penunjang operasional sebuah bisnis. Berbeda dengan B2B, justru konsumen dalam B2C akan membeli secara impulsive karena memang pasar B2C lebih luas jika dibandingkan dengan e-commerce business to business.

Post-Delivery Payment and Pre-Delivery Payment

Untuk pembayaran produknya, dalam B2B pelanggan akan membayar tagihan setelah pengiriman barang. Sedangkan dalam B2C justru sebaliknya yaitu konsumen harus membayar tagihan produk atau jasa yang dibeli terlebih dahulu sebelum produk tersebut dikirimkan.

Long-term Customer Relationship and Short-term Customer Relationship

Salah satu hal yang menarik dalam B2B ialah adanya hubungan kerjasama yang lama antara pihak perusahaan dengan pelanggannya. Hal ini disebabkan karena biasanya pelanggan lama akan mendapatkan diskon atau penawaran menarik lainnya. Akan tetapi dalam konsep B2C hubungan antara penjual pembeli hanya dalam jangka pendek saja. Jadi setelah pembeli mendapatkan barang atau jasa yang diinginkan, itu artinya hubungan kerjasama antara keduanya berakhir.

Focused on punctual deliveries and Focused on speed deliveries

Sedangkan hal lain yang membedakan antara e-commerce B2B dan B2C ialah dalam pengiriman yang dilakukan. Untuk B2B pengiriman berfokus pada ketepatan waktu pengiriman yang telah disepakati oleh kedua pihak. Namun dalam B2C kecepatan pengiriman menjadi hal yang penting sebab semakin cepat pengiriman hal tersebut akan makin baik bagi konsumen.

Bicara lebih lanjut mengenai e-commerce itu sendiri, tokodistributor.com merupakan salah satu e-commerce yang memiliki konsep B2B atau business to business. Dengan begitu bagi kamu yang tertarik untuk memulai sebuah bisnis namun bingung dimana mendapatkan barang dengan harga yang terbaik, maka inilah sebuah platform paling tepat yang wajib kamu pilih.

Tanpa ada minimum order, menyediakan foto produk hingga deskripsinya yang lengkap membuat platform e-commerce B2B ini sangat direkomendasikan. Ditambah dengan visi visinya yaitu untuk membantu mereka yang ingin berusaha menjadi pengusaha sukses, adalah keputusan tepat jika kamu bergabung dengan Tokodistributor sekarang juga.

1 Comments

  1. Pingback: Tahukah Kamu Apa Itu E-Commerce B2B? - Tokodistributor

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: