Toko Online Vs Toko Offline, Pilih Mana?

No comments

Menjadi seorang pebisnis adalah impian banyak orang. Dengan berbisnis, kamu akan menjadi bos untuk dirimu sendiri. Tapi, berbisnis pun tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada banyak hal yang harus diperhatikan, termasuk memilih untuk membuka toko online atau offline.

Dengan perkembangan teknologi seperti sekarang, hal ini tentu akan mempengaruhi perkembangan bisnis. Jika dalam bisnis konvensional kamu harus memiliki sebuah toko dan barang, dan konsumen pun harus mengunjungi tokomu langsung. Tapi sekarang, tanpa memiliki toko offline pun, kamu sudah bisa membuka sebuah bisnis dan pembelinya (konsumennya) bisa dari seluruh dunia.

Membuka toko online

Selain memudahkan memudahkan konsumen yang ingin membeli produk, ada beberapa keuntungan lain jika kamu memilih toko online seperti di bawah ini.

Jangkauan pasar toko online lebih luas

Salah satu keuntungan memiliki toko online adalah jaringan pasar yang lebih luas. Kamu bisa menjangkau sampai seluruh Indonesia, bahkan manca negara. Sedangkan toko offline hanya di tempat tertentu saja. Selama kamu memiliki jaringan internet, keuntungan jaringan pasar kamu akan semakin luas. Sangat berbeda dengan toko offline yang mungkin hanya di hari tertentu saja kamu bisa mendapatkan pelanggan dari orang terdekat atau pelanggan dari daerah lain yang mungkin jarang.

Lebih Praktis

Dibandingkan dengan toko offline, toko online jelas lebih praktis. Kamu hanya perlu membuat sebuah website atau memakai jasa yang sudah ada, seperti sosial media atau market place. Kamu tinggal pasang foto barang yang ingin kamu jual. Beda halnya dengan toko offline, dimana kamu harus menata toko dengan sebaik mungkin untuk menarik pengunjung datang.

Selain itu, proses transaksinya pun lebih mudah. Kamu hanya perlu menunggu transferan dari konsumen, setelah itu, kamu baru mengirim barang yang dipesan. Berbeda dengan toko offline, dimana kamu harus menjaga customer dengan memberikan mereka tempo yang belum tentu dibayar tepat waktu.

Minim Resiko

Yang namanya berjualan, tentu memiliki resiko masing-masing, baik itu online maupun offline. Namun, jika diamati, jualan online memiliki resiko yang lebih kecil. Jika kamu jualan online, kamu bisa menggunakan system dropship. Kamu tidak perlu modal maupun stok barang. Yang kamu lakukan hanya mengunggah foto produk di sosial media atau marketplace yang sudah kamu buat. Jika ada yang pesan, kamu tinggal memesan barang tersebut di toko online yang menyediakan sistem dropship tersebut. Selain tak perlu stok barang, kamu juga tidak perlu khawatir ada banyak barang dan tidak terjual.

Namun, di tengah pesatnya perkembangan dunia digital, ada sebagian orang yang memilih membuka toko online dan offline sekaligus. Selain memiliki toko offline, mereka juga melakukan pemasaran secara online. Langkah ini sangat tepat untuk meminimalisir resiko dalam berbisnis, seperti yang telah disebutkan di atas.

Untuk kamu yang ingin berbisnis, kamu tentu bisa membuka toko online dan offline sekaligus. Mengenai penyediaan produk jualanmu, Tokodistributor merupakan solusi terbaik untukmu. Marketplace B2B yang satu ini menyediakan produk harga grosir tanpa minimum order dan tentunya bisa kamu beli dan jual kembali.

Berasal dari supplier tangan pertama, kamu tentu akan mendapatkan produk harga grosir terbaik sehingga keuntunganmu pun akan semakin besar. Jadi, tunggu apalagi? Daftar jadi reseller Tokodistributor sekarang. Murah barangnya, mudah jualnya, dan tentunya banyak untungnya.

Iklan