Hadapi Komplain Customer dengan Cara Berikut
Tokodistributor

Hadapi Komplain Customer dengan Cara Berikut

Pernah mendapatkan complain dari pelanggan? Untuk kamu yang telah lama berbisnis, hal ini tentu bukan sesuatu yang baru, bukan? Dengan adanya complain inilah kamu bisa melakukan koreksi sehingga kamu tidak akan melakukan kesalahan yang sama. Tidak jarang, justru dari komplain-komplain yang ada, banyak pebisnis yang mendapatkan ide segar untuk perkembangan bisnisnya.

Namun, tidak mudah memang menghadapi konsumen yang kecewa dengan pelayanan yang telah diberikan. Kamu harus mengetahui trik-trik jitu menghadapi komplain agar reputasimu tetap terjaga dan pelangganmu tidak semakin kecewa. Apa saja triknya? Yuk simak langsung ulasannya di bawah ini.

Hadapi Komplain Customer dengan Cara Berikut
Hadapi Komplain Customer dengan Cara Berikut

Tetap Tenang

Hal pertama yang harus kamu lakukan ialah tetap tenang ketika mendapatkan berbagai macam komplain dari pelangganmu. Berusahalah untuk mengerti kekecewaan yang mereka alami. Jangan meresponnya secara negative seperti merasa sakit hati dengan komplain tersebut. Respon tersebut mungkin akan membuat pelangganmu akan meminta maaf padamu tapi ingat jika hal ini akan membuat situasi lebih buruk.

Kamu akan kehilangan kepercayaan dari pelangganmu dan apabila kamu lakukan terus-menerus setiap kali ada komplain, bisnismu pun akan bangkrut. Karena itulah jika ada pelanggan yang melakukan komplain, berusalah untuk tenang dan coba pahami permasalahan yang diadukan. Dengan begitu kamu tetap mendapatkan kepercayaan dari pelangganmu.

Dengarkan Keluhan Pelangganmu

Tentu saja, hal kedua yang wajib kamu lakukan jika mendapatkan keluhan dari konsumen ialah mendengarkan setiap keluhan mereka. Semua orang yang merasa kecewa dengan sesuatu tentu ingin selalu didengarkan. Maka dari itu, berikan waktu kepada pelangganmu untuk mengungkapkan semua keluhannya kemudian baru kamu berikan komentar.

Jangan membuat keadaan semakin memburuk dengan langsung memberikan statement sebelum pelangganmu selesai mengungkapkan kekesalannya. Apabila hal ini terjadi, tentu saja konsumenmu akan semakin kecewa dan kepercayaan untuk membeli produk yang kamu tawarkan akan semakin menurun. Kamu tidak ingin hal ini terjadi, bukan?

Jangan Bersikap Defensif

Sikap defensive seorang penjual terhadap konsumen yang melakukan komplain kerap ditemui. Poin ini sangat penting untuk kamu ketahui sebagai seorang pebisnis karena hal ini sangat penting. Ketika kamu bersikap defensive dan merasa jika hal tersebut adalah kesalahan konsumen, jangan langsung memberikan komentar defensive secara langsung.

Terkadang mendengarkan keluhan dari konsumen memang membuat emosi apalagi jika hal tersebut adalah kesalahan dari konsumen sendiri. Namun bukan berarti kamu langsung bersikap defensif atau ingin menjadi yang paling benar. Apabila kamu lakukan itu, artinya kamu ingin membunuh bisnismu sendiri.

Berikan Panduan kepada Pelangganmu

Apa yang harus kamu lakukan setelah mendengarkan keluhan atau komplain dari konsumen? Ya, kamu berikan panduan kepada pelangganmu tentang bagaimana hal tersebut bisa terjadi. Jika memang hal tersebut adalah kesalahan konsumen, jelaskan kesalahannya dengan sopan tanpa menghakimi.

Bagaimana caramu menjelaskan pengertian kepada konsumenmu adalah hal yang wajib kamu perhatikan karena semua konsumen tentu ingin dimengerti dan didengarkan. Kamu bisa mempelajari beberapa teknik customer service dalam menangani komplain dari pelanggan sehingga kamu bisa tetap menjaga reputasimu tanpa harus menjadi pihak yang paling disalahkan.

Berikan Solusi kepada Pelangganmu

Setelah kamu berikan panduan dan penjelasan kepada konsumenmu, jangan lupa untuk memberikan solusi kepadanya. Bukan hanya “maaf” yang ingin didengar oleh pelanggan yang komplain tapi juga sebuah solusi. Usahakan kamu menawarkan solusi terbaik untuk kekecewaan konsumenmu agar mereka tidak semakin kecewa dengan pelayanan yang diberikan.

Selain itu, cobalah untuk tetap menjalin hubungan baik. Namun, ingat jika konsumenmu merasa bahwa hal tersebut tidak cukup, tidak masalah untuk bersikap tegas kepadanya karena kamu berhak untuk menentukan pelangganmu juga. Dengan catatan bahwa kamu ada di pihak yang benar.

Jika kamu telah melakukan semua hal di atas, saatnya kamu untuk lanjutkan bisnismu. Jadikanlah komplain atau keluhan tersebut menjadi sebuah pembelajaran agar bisnismu makin maju ke depannya. Yang terpenting adalah jangan pernah kapok untuk berbisnis apalagi bisnis bersama Tokodistributor yang akan memberikanmu berbagai kemudahan mulai dari harga produk tangan pertama hingga sistem dropship untuk kamu yang ingin memulai usaha dengan modal lebih kecil.

Lakukan 5 Hal Ini Jika Kamu Ingin Berbisnis Bersama Teman
Tokodistributor

Lakukan 5 Hal Ini Jika Kamu Ingin Berbisnis Bersama Teman

Seperti yang kita tahu bahwa dalam merintis sebuah bisnis, mencari partner bisnis yang terpercaya harus dilakukan. Sehingga tidak jarang apabila banyak orang memilih untuk berbisnis dengan temannya. Selain untuk meminimalir penipuan, berbisnis dengan teman juga lebih mudah sebab komunikasi biasanya akan menjadi lebih mudah.

Namun, apakah berbisnis dengan teman memang benar-benar menyenangkan? Nyatanya tidak jarang jika banyak orang yang membangun bisnis dengan temannya justru bukan sebuah ide yang bagus. Jika kamu pernah mengalaminya juga, kemungkinan besar kamu tidak memperhatikan hal-hal krusial saat kamu membangun bisnis tersebut dengan teman. Lantas, apa saja hal yang sebaiknya kamu lakukan saat ingin memulai bisnis bersama temanmu?

Lakukan 5 Hal Ini Jika Kamu Ingin Berbisnis Bersama Teman
Lakukan 5 Hal Ini Jika Kamu Ingin Berbisnis Bersama Teman

 

Bangun Chemistry

Agar kamu bisa selalu kompak dalam menjalankan bisnis, membangun chemistry antara kamu dan temanmu menjadi hal pertama yang sebaiknya dilakukan. Chemistry tentu saja menjadi hal yang sangat penting karena tanpa adanya hal tersebut kamu tidak akan bisa kompak. Dengan kata lain kamu dan temanmu harus satu visi dan satu frame.

Jangan sampai kamu pengennya bisnis ini, sementara temanmu maunya bisnis lain. Kegagalan dalam membangun chemistry tentu sangat berpengaruh pada bisnismu. Tidak jarang sebuah bisnis pun akhirnya gulung tikar karena adanya perbedaan pendapat antara founder dan co-foundernya.

Komitmen dan Setara

Selanjutnya, kamu dan teman bisnismu harus punya komitmen. Jangan mencla-mencle. Ketika sudah ada kesempatan bersama, maka jalankan kesepakatan tersebut dengan komitmen. Dengan komitmen inilah kamu telah memiliki kesempatan untuk bisa mengembangkan bisnismu karena dalam bisnis kamu tidak boleh mudah menyerah meskipun bisnismu sedang terpuruk.

Selain itu juga harus setara. Antara kamu dan temanmu tidak ada namanya karyawan atau bos. Semua jadi karyawan dan semuanya jadi bos. Karena memulai bisnis sama-sama, maka jalani bisnis tersebut juga dengan bersama-sama. Jika kamu atau temanmu ada yang merasa menjadi bos terhadap yang lain, jangan heran jika bisnismu akan sulit untuk berkembang karena adanya perbedaan kesetaraan.

Bedakan Antara Kerja dan Main

Ini yang rawan. Kamu harus professional. Bagi tugas yang adil dengan teman bisnismu. Selain itu, bedakan juga antara kerja dan main. Kalau lagi kerja jangan main, dan kalau temanmu lagi main, jangan dipaksa untuk kerja kalau belum waktunya. Terlihat simple memang, namun untuk melakukannya kamu harus benar-benar bisa memisahkan antara kehidupan pribadi dan bisnis.

Banyak pebisnis yang akhirnya sering berselisih dengan temannya karena tidak bisa mencampuradukkan antara permasalahan pribadi dan bisnis. Bahkan pertemanan pun bisa saja hancur karena berbisnis dengan teman sendiri. Maka dari itu, kamu harus pandai untuk memisahkan antara masalah bisnis dan juga pribadi ya.

Pembagian Keuntungan Harus Jelas

Ini gak kalah rawannya. Sudah banyak kasus bisnis bareng teman, bisnisnya jadi bangkrut gara-gara tidak jelas pembagian keuntungannya. Salah satu dibangunnya sebuah bisnis tentu saja untuk mendapatkan keuntungan atau laba dan inilah hal sensitif yang harus kamu bicarakan secara serius dengan teman bisnismu. Tentukan pembagian keuntungannya sesuai kesepakatan, misalnya sesuai dengan presentasi saham yang ditanam.

Kemudian, untuk menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan karena pembagian keuntungan tersebut, kamu sebaiknya melakukan perjanjian terlebih dahulu. Jangan berpikir jika karena berbisnis dengan teman sendiri, maka kamu tidak memerlukan perjanjian atau semacamnya. Dengan adanya perjanjian inilah kamu bisa lebih professional dan meminimalisir adanya konflik bisnis.

Disiplin dan Kerja Keras

Untuk menjadi seorang pebisnis, kamu harus disiplin dan juga bekerja keras. Tanpa adanya kedua hal tersebut kamu jelas akan kesulitan untuk mengembangkan sebuah bisnis. Jangan mentang-mentang bisnis bareng teman lantas kamu santai-santai saja dan semaunya. Ini bahaya. Bisa-bisa bisnismu tak berumur panjang, bahkan persahabatanmu juga akan retak.

Jika kamu telah mengetahui semua hal diatas, kini saatnya kamu mulai bisnis dengan temanmu. Kamu tidak perlu ragu lagi karena berbisnis bersama teman jelas akan makin menyenangkan dan seru. Buatlah ide-ide gila yang fantastis sehingga bisnismu bisa menarik perhatian pasar. Untuk masalah produk, kamu tidak perlu repot mencari dan membelinya di pasar grosir konvensional.

Ya, dengan adanya Tokodistributor, kamu bisa dapatkan berbagai macam produk harga grosir terbaik dari supplier tangan pertama. Selain itu, sistem dropship yang ditawarkan pun akan membantumu memulai bisnis dengan modal yang minim. Tertarik? Jangan ragu untuk bergabung dengan Tokodistributor dan bangunlah bisnismu sekarang juga!

Sukses Menjadi Pebisnis Muda Inilah Tipsnya Untukmu
Tokodistributor

Sukses Menjadi Pebisnis Muda Inilah Tipsnya Untukmu

Ingin menjadi usahawan muda yang sukses? Semua millennials jelas akan bersemangat menjawab “ya”. Menjadi seorang pebisnis sukses di usia mudah memang bukan hal yang tidak mungkin apalagi dengan adanya berbagai macam modernitas yang makin medukung. Tidak heran jika banyak millennials yang lebih memilih untuk membuka usaha sendiri daripada bekerja di perusahaan. Berbagai usaha kreatif seperti kuliner, fashion, teknologi telah mulai banyak ditemukan.

Sukses Menjadi Pebisnis Muda Inilah Tipsnya Untukmu
Sukses Menjadi Pebisnis Muda Inilah Tipsnya Untukmu

Untuk kamu yang ingin sukses menjadi pebisnis di usia muda, terus kejar mimpimu karena dengan tekad yang kuat kamu bisa mewujudkannya. Selain tekad, ada pula hal lain yang kamu juga harus lakukan seperti ulasan berikut.

Berani memulai sesuatu yang baru

Berani memulai sesuatu menjadi hal yang sangat penting tentu saja bukan hanya untuk para pebisnis muda tapi juga mereka yang telah berpengalaman. Menjadi seorang pebisnis memang tidaklah mudah karena kamu harus memulai sesuatu yang baru, yang mungkin saja kamu tidak akan mendapatkan respon masyarakat sesuai dengan keinginan. Namun dari hal inilah sebuah bisnis bisa terwujud sehingga kamu jangan ragu lagi untuk mulai hal baru yang inovatif.

Banyak orang yang bermimpi menjadi pebisnis sukses, akan tetapi hanya sebagian dari mereka yang bisa mewujudkan impiannya. Mengapa? Karena banyak diantara mereka kurang yakin alias ragu-ragu mengambil keputusan untuk berbisnis. Maka dari itu,kamu sebaiknya kumpulkan keberanian untuk membangun bisnis yang diinginkan. Jangan pernah takut gagal karena dengan kegagalan itulah kamu bisa mendapatkan pelajaran bagaimana cara membangun bisnis yang lebih besar lagi.

Temukan ide bisnis yang berbeda

Sebuah usaha yang menarik biasanya menawarkan sesuatu yang baru dan berbeda kepada semua customer sehingga inilah hal penting lain yang jangan sampai kamu lupakan, menemukan ide bisnis yang berbeda. Pebisnis yang memulai usahanya karena latah alias ikut-ikutan karena tren bisnis tertentu tidak akan bertahan lama, apalagi yang tidak menggunakan strategi bisnis yang tepat.

Bisnis musiman memang sangat menarik karena omset penjualan yang tinggi. Tapi, jika kamu tidak menyiapkan rencana jangka panjang dan ide bisnis unik untuk usahamu tersebut, bisnismu hanya akan bertahan sementara. Banyak contoh bisnis musiman yang pernah booming seperti bisnis batu akik dan minuman. Jika kamu tidak ingin seperti itu, maka mulailah mencari ide bisnis yang berbeda.

Konsep usaha yang unik dan berbeda bisa menjadi nilai jual tersendiri sehingga kamu dapat dengan mudah menarik perhatian konsumen. Buatlah inovasi-inovasi baru yang bisa menjadi solusi masyarakat sehingga bisnismu bisa terus berkembang. So, gali terus potensimu ya.

Bangun relasi yang luas

Salah satu hal penting dalam bisnis adalah relasi. Kamu tidak bisa membangun bisnis yang besar sendiri, dengan kata lain kamu membutuhkan relasi bisnis yang luas pula. Karena itulah membangun relasi itu sangat baik untuk kemajuan bisnismu. Dengan relasi bisnis yang semakin banyak, kamu pun bisa dengan lebih mudah mengembangkan bisnis yang ada. Namun, permasalahannya ialah bagaimana cara mulai membangun relasi tersebut? Mungkin inilah hal yang sering menjadi pertanyaan para pelaku bisnis pemula.

Untuk bisa menjalin relasi bisnis yang luas, kamu harus mulai membangunnya dari orang-orang terdekatmu seperti keluarga dan teman. Dari relasi yang awalnya terbatas, makin lama kamu bisa memperluas jaringan bisnis dari relasi yang telah ada. Kuncinya ialah kamu harus memiliki kepercayaan diri terhadap produk dan bisnismu sehingga kamu tidak ragu dan malu saat menawarkarkan produk tersebut kepada orang lain.

Manfaatkan teknologi yang ada

Di zaman dengan perkembangan teknologi yang semakin maju seperti saat ini, satu hal yang harus kamu ketahui, manfaatkanlah teknologi untuk bisnismu. Jangan sia-siakan teknologi yang ada seperti adanya media sosial. Daripada kamu hanya menggunakannya untuk eksis, ada baiknya kamu memanfaatkannya untuk branding hingga menjual produkmu.

Banyaknya media sosial dan jumlah penggunanya bisa menjadi solusi untuk memperluas pasar onlinemu. Apalagi dengan memanfaatkan berbagai fitur online ads yang tersedia, kini kamu bisa menargetkan audience dari iklanmu. Yang terpenting ialah kamu harus tahu target pasarmu terlebih dahulu. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan hasil iklan sesuai dengan keinginan.

Untuk kamu yang belum begitu paham dengan online ads di media sosial, sebaiknya kamu mempelajarinya terlebih dahulu bagaimana tips dan triknya karena banyak orang menggunakan online ads tanpa perencanaan yang baik sehingga iklan yang mereka buat tidak memberikan hasil yang sesuai dengan target.

Tentukan ruang kerjamu

Cara selanjutnya agar kamu bisa mewujudkan impianmu menjadi seorang pebisnis muda yang sukses ialah tentukan ruang kerjamu. Jangan berpikir jika ruang kerja haruslah di gedung perkantoran dengan AC dinginnya. Ruang kerjamu bisa dari mana saja, kamar kos misalnya. Kamu bisa mengubah kosmu sebagai ruang kerja bisnismu, jangan minder karena banyak pebisnis sukses yang mengawali bisnisnya justru dari tempat yang sederhana.

Dengan ketekunan dan inovasi, bukan hal yang tidak mungkin jika beberapa tahun ke depan kamu akan mendapati bisnismu telah berkembang. Kamu tentu menginginkannya, bukan? Karena itulah semua hal tersebut bisa diwujudkan jika kamu memulainya dari sekarang. Ya, sekarang! Jangan tunggu nanti atau besok.

Bagaimana caranya? Sangat mudah, jika kamu berpikir memulai bisnismu sulit kamu salah besar karena kini ada berbagai platform yang akan membantumu menjadi seorang pebisnis seperti platform B2B Tokodistributor. Apalagi dengan fitur dropshipnya kamu bisa memulai bisnismu dengan modal 0 rupiah. Tertarik?

Kesalahan yang Sering Dilakukan Reseller Saat Berjualan di Media Sosial
Tokodistributor

Kesalahan yang Sering Dilakukan Reseller Saat Berjualan di Media Sosial

Saat ini, berbisnis online memang memiliki peluang lebih besar untuk berkembang mengingat perkembangan teknologi digital yang semakin maju. Dengan kemudahan bisnis online yang ditawarkan, tentu saja kamu bisa lebih mudah untuk mengembangkan bisnismu. Namun, nyatanya tidak banyak orang yang sukses berbisnis online. Tidak jarang banyak diantara mereka pada akhirnya gulung tikar karena sering melakukan kesalahan saat berjualan online.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Reseller Saat Berjualan di Media Sosial
Kesalahan yang Sering Dilakukan Reseller Saat Berjualan di Media Sosial

Untuk kamu yang akan berbisnis secara online khususnya para reseller, ada baiknya kamu mengetahui berbagai kesalahan yang biasanya dilakukan. Hindarilah kesalahan-kesalahan tersebut agar kamu bisa dapatkan omset penjualan tinggi. Let’s check them out!

Target pasar tidak jelas

Kesalahan pertama yang sering dilakukan adalah kamu tidak memiliki target pasar yang jelas. Padahal target pasar merupakan hal penting yang menentukan sukses tidaknya sebuah bisnis. Target pasar sendiri merupakan orang-orang yang berpotensi akan membeli produkmu. jika kamu memiliki target pasar yang cenderung tidak jelas, strategi marketing yang kamu gunakan tentu tidak akan memberikan hasil sesuai dengan keinginan.

Karena itulah hal yang harus kamu lakukan sebelum memulai jualan online ialah menentukan target pasar atau audience terlebih dahulu. Pastikan jika target pasarmu telah sesuai dengan produk yang kamu tawarkan. Misalnya ialah kamu menjual perhiasan, maka target audience yang tepat ialah para wanita. Agar lebih spesifik, kamu pun sebaiknya menentukan umur wanita yang akan menjadi targetmu sehingga kamu bisa dapatkan omset penjualan tinggi.

Setelah menentukan target pasar, kini saatnya kamu untuk berjualan di media sosial. Dengan target pasar tersebut, kamu bisa dengan lebih mudah menargetkan iklan di media sosial sehingga iklanmu menjadi lebih efektif. Itu artinya ialah budget online ads bisa lebih dipangkas.

Terlalu fokus pada follower

Ini lazim terjadi. Mayoritas reseller yang menjual produknya di social media terlalu fokus pada followers akun yang digunakan. Memang, memiliki follower yang banyak sebuah kebanggaan tersendiri karena orang akan melihat bahwa took onlinemu memiliki banyak peminat. Tapi hal ini jelas berbeda jika semua follower tersebut merupakan follower robot.

Kamu tentu tahu apa itu follower robot, bukan? Inilah follower tidak aktif dan biasanya dijual oleh penjual follower. Berbeda dengan follower aktif, follower robot semakin lama akan semakin berkurang. Tentu kamu tidak menginginkan hal ini, bukan?

Dengan kata lain, kamu jangan terlalu fokus dengan jumlah follower karena terkadang jumlah follower tidak akan menjamin omset penjualan yang tinggi. Jumlah follower sedikit tapi aktif jelas lebih baik daripada yang tidak aktif. Maka jika kamu membuka akun took online, carilah follower secara organic. Memang prosesnya lambat, tapi dengan begitu kamu bisa mendapatkan follower yang benar-benar tertarik dengan produkmu.

Deskripsi produk tidak jelas

Kesalahan yang satu ini bisa dibilang fatal. Banyak reseller yang menjual produknya melalui social media namun deskripsi produk yang dijualnya tidak jelas. Terlihat sepele memang, tapi banyak produk tidak dilirik konsumen karena tidak memiliki deskripsi yang jelas. Dalam hal ini, konsumen akan mencari info mengenai produk yang akan dibelinya, dengan deskripsi produk yang jelas tentu saja konsumen bisa mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai produk tersebut.

Banyak produk yang tidak memiliki deskripsi jelas membuat konsumen urung membeli produk tersebut. Namun, bukan berarti bahwa kamu memberikan deskripsi produk secara asal dan tidak sesuai dengan produk karena hal ini pun akan menjadi boomerang bagimu. Konsumen akan kecewa dan mereka akan membuat testimoni produk yang negative.

Seperti yang kita tahu bahwa testimoni atau review pembelian yang buruk akan membuat konsumen tidak percaya denganmu. Akhirnya, target omset penjualan pun akan sulit atau bahkan tidak akan tercapai. Karena itulah kamu sebaiknya menambahkan deskripsi produk yang jelas dan juga lengkap sesuai dengan produk real.

Tidak introspeksi diri

Kesalahan lain yang biasanya dilakukan oleh para reseller adalah mereka tidak introspeksi diri dan membenahi kesalahan berbisnis. Banyak dari mereka saat menghadapi masalah justru mencari hal yang bisa disalahkan, bukan jalan keluar sehingga masalah akan semakin rumit yang bisa membuat bisnismu gulung tikar.

Salah satu masalah yang palings sering dialami ialah barang yang tidak laku. Banyak reseller yang sadar bahwa barang yang ia jual tidak laku dan sepi peminat, akan tetapi sangat sedikit di antara mereka yang mau instrospeksi diri, menelaah dan mencari tahu lebih dalam penyebab mengapa produknya tidak laku.

Dengan introspeksi, masalah diatas jelas bisa diselesaikan. Apakah ada masalah dari strategi marketing yang dilakukan atau target market yang salah atau deskripsi produk yang tidak lengkap. Jika telah menemukan penyebabnya, kini saatnya kamu untuk mencari solusi terbaik.

Jika kamu telah mengetahui kesalahan-kesalahan yang biasanya dilakukan oleh para reseller saat menjual produknya secara online, sekarang saatnya untuk memulai bisnismu. Untuk yang masih bingung dimana dan bagaimana cara menjadi reseller, gabung saja dengan Tokoditributor.

Inilah platform B2B yang akan memberikan kemudahan untuk para reseller untuk memulai bisnisnya. Mendapatkan produk harga terbaik hingga tersedianya system dropship merupakan sebagian kemudahan yang akan diberikan. Tentu kamu ingin mendapatkan kemudahan lainnya saat menjadi reseller Tokodistributor kan?

Hindari Hal Berikut Saat Kamu Menjual Produk
Tokodistributor

Hindari Hal Berikut Saat Kamu Menjual Produk

Jika kamu ingin berbisnis, kamu tentu harus memikirkan berbagai macam hal mulai dari jenis produk yang akan dijual hingga strategi marketing yang akan digunakan. Untuk mengembangkan bisnismu dengan baik tentu saja kamu tidak boleh asal dalam menentukan keputusan karena hal tersebut akan sangat berpengaruh pada bisnismu. Selain itu , kamu pun harus paham hal apa yang boleh dan tidak boleh kamu lakukan jika ingin menjadi pebisnis sukses. Berikut ini ada beberapa hal yang harus kamu hindari.

Hindari Hal Berikut Saat Kamu Menjual Produk
Hindari Hal Berikut Saat Kamu Menjual Produk

Promosi berlebihan dengan cara yang tidak tepat

Tidak bisa dipungkiri bahwa peomosi memang merupakan sebuah keharusan yang dilakukan oleh seorang penjual. Namun, tidak jarang seorang penjual melakukan promosi secara berlebihan karena terlalu agresif mengejar target. Akibatnya, banyak pebisnis yang terkena imbas dari promosi yang mereka lakukan.

Misalnya ialah memposting foto produk di media social secara berulang-ulang dan terlalu banyak. Jelas hal ini akan sangat mengganggu. Orang akan bosan melihat postingan tersebut. Jangankan melihat, untuk mengklik saja orang jadi malas. Disaat hal ini terjadi, tujuanmu untuk mendapatkan omset penjualan yang tinggi gagal.

Maka dari itu, kamu sebaiknya melakukan promosi sesuai dengan target pasar yang telah ditentukan. Kemudian, pelajari cara-cara dan strategi marketing yang tepat untuk produkmu. Dengan begitu kamu bisa memaksimalkan promosi yang kamu lakukan dan yang jelas tidak akan melakukan promosi secara berlebihan dengan cara yang tidak tepat.

Jangan coba-coba mencuri hak cipta

Media seperti foto atau video memang sangat penting digunakan dalam melakukan promosi sebuah produk. Namun, perlu diingat, kamu juga harus hati-hati dalam menggunakan foto atau video tersebut. Jangan sampai foto dan video yang kamu posting adalah milik orang lain dengan hak cipta. Jika hal ini terjadi maka akan berakibat fatal apabila dibawa ke jalur hukum.

Sudah cukup banyak pebisnis yang kurang memahami hal ini sehingga mereka yang awalnya berniat untuk mencari untung justru bunting alias merugi karena harus membayar denda telah melanggar hal cipta karya seseorang. Tentu kamu tidak ingin melangalami hal ini, bukan? Karena itulah beberapa hal berikut diharapkan bisa membantumu.

Pertama ialah kamu sebaiknya pastikan terlebih dahulu jika gambar maupun video yang akan kamu unggah tidak melanggar hak cipta. Kamu bisa memilih gambar maupun video berbayar agar lebih aman. Tapi, jika ingin mendapatkan gambar dan video gratis, pastikan telah berlisensi sehingga kamu bisa melakukan promosi tanpa perlu was was dengan masalah hak cipta.

Melebih-lebihkan produk jualan

Produk cepat laku dan laris adalah impian setiap penjual. Namun, akibat dari keinginan itu, tidak sedikit ditemukan di lapangan jika penjual melebih-lebihkan produknya adalah yang terbaik, orisinil dan lain sebagainya. Hal ini sah-sah saja dilakukan sepanjang produknya memang telah terbukti terbaik.

Akan tetapi, jika kamu tidak bisa membuktikan bahwa produk yang dijual sesuai dengan yang dideskripsikan, maka bersiaplah dengan kekecewaan para konsumen. Tentu saja hak ini bisa berakibat fatal dengan bisnis yang sedang kamu jalankan. Kamu bisa jadi akan kehilangan konsumen apabila kamu selalu melebih-lebihkan produk yang ditawarkan kepada konsumen.

Dalam hal ini kamu harus ingat jika konsumen selalu menginginkan produk yang sesuai dengan deskripsi, bukan sebaliknya. Jika kamu terus melakukan hal ini, kamu mungkin bisa menarik perhatian banyak konsumen di awal. Tapi setelahnya kamu tidak akan dipercaya oleh mereka lagi. Bagaimana omset bisa meningkat apabila kepercayaan konsumen terhadapmu sudah hilang.

Bagaimana, apakah kini kamu telah siap untuk memulai bisnismu? Jika iya, segera mulai bisnis yang kamu inginkan bersama Tokodistributor. Daftar langsung menjadi resellernya dan kamu pun bisa menikmati berbagai macam kemudahan menjadi seorang pebisnis mulai dari harga produk terbaik, produk dengan berbagai kategori hingga kemudahan dan keamanan pembayaran transaksinya. So, what are you waiting for? Register now!